Peranan Suara Hati Dalam Pengambilan Keputusan

Suara hati mampu membedakan mana yang baik dan mana yang buruk untuk kita lakukan. Sumber gambar: http://www.google.co.id

Dalam suatu peristiwa tertentu, mungkin kita pernah mengalami, melihat atau mendengar beberapa peristiwa di sekitar kita tentang perbuatan-perbuatan yang semestinya tidak perlu terjadi. Misalnya kita mendengar ada orang yang nekad melakukan tindakan bunuh diri karena stress. Mungkin juga kita pernah melihat pemerkosaan, korupsi dan lain sebagainya. Mereka yang melakukan perbuatan tersebut seolah-olah tidak mengenal hal itu perbuatan yang baik atau buruk. Yang penting mereka merasa puas dengan apa yang mereka lakukan tersebut. Namun kita yang melihat atau mendengar peristiwa tersebut tentu menganggap bahwa itu merupakan tindakan yang melanggar hukum maupun ajaran agama. Reaksi kita terhadap peristiwa-peristiwa tersebut tentu menolak, mencegah dan melaporkannya kepada pihak yang berwajib. Oleh karena itu suara hati sangatlah penting bagi kita dalam memutuskan suatu perbuatan atau tindakan dalam hidup kita. Sebab suara hati mampu membedakan mana yang baik dan mana yang tidak baik untuk kita lakukan.

Suara hati menurut Embuiru adalah “manifestasi kehendak Tuhan yang disampaikan kepada manusia melalui pikirannya.” (1979 : 144). Oleh karena itu “suara hati sering juga dinamakan suara Tuhan, karena ia mengajak kita memilih yang baik dan menolak yang jahat” (Embuiru, 1979 : 144). Jadi suara hati akan mengatakan setuju atau tidak setuju sebelum kita akan melakukan suatu perbuatan atau tindakan. Peranan suara hati secara jelas ditegaskan oleh Embuiru sebagai berikut.

  1. Memberikan penjelasan tentang baik atau buruknya suatu perbuatan, sebelum dilakukan.
  2. Memerintahkan supaya perbuatan baik dilakukan dan perbuatan buruk ditinggalkan.
  3. Menjadi hakim terhadap perbuatan yang sudah dilaksanakan. Perbuatan baik dipuji dan hati kita diberi kebahagiaan yang tidak terhingga. Perbuatan buruk dicela dan hati kita menjadi takut dan kacau (1979 : 144).

Kiranya dengan memahami peranan suara hati ini perbuatan dan tindakan kita selalu diputuskan berdasarkan suara hati yang tepat. Sehingga semakin banyak pribadi-pribadi yang memiliki sikap dan perbuatan yang baik dalam kehidupannya sehari-hari.

 

Sumber Bacaan:

Embuiru, H. 1979. Marga Bahagia. Ende: Nusa Indah.

 

 

Perihal Amandus Tena Labaketoy
Aku adalah seorang manusia biasa yang ingin terus belajar sampai akhir hayatku....

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: