Kegiatan Pelayanan Konseling dan Hambatan-Hambatannya

Layanan konseling kelompok yang diberikan kepada siswa yang memiliki kemiripan/kesamaan dalam persoalan yang sedang dihadapi dapat menghemat waktu kegiatan pelayanan. Sumber gambar: http://www.google.co.id

Sebagai tenaga pendidik (guru) di sekolah, tentu kita sering menjumpai berbagai permasalahan yang dialami anak didik kita. Masalah yang dialami para siswa tersebut ada yang bersifat pribadi, ada juga yang bersifat kelompok yang mereka alami dalam proses sosialisai mereka di lingkungan sekolah. Persoalan yang sedang mereka hadapi ini harus diselesaikan sebelum mengganggu proses belajar mereka di sekolah.

Salah satu upaya yang dapat dilakukan sekolah untuk membantu mereka menyelesaikan persoalannya adalah melalui kegiatan layanan konseling yang diberikan oleh konselor di sekolah. Tujuan unit Bimbingan dan Konseling yang ada di sekolah-sekolah adalah salah satunya membantu para siswa menyelesaikan masalahnya melalui kegiatan pelayanan konseling. Kegiatan layanan konseling ini dapat diselenggarakan dalam dua bentuk, yaitu konseling pribadi/individu dan konseling kelompok.

Konseling individu merupakan layanan yang diberikan secara langsung (tatap muka) kepada salah satu siswa yang sedang mengalami persoalan tertentu dalam hidupnya, agar ia dapat mengambil keputusan yang tepat atas persoalan yang sedang dihadapi itu, baik siswa yang bersangkutan dipanggil oleh konselor atau siswa tersebut datang dengan sendirinya kepada konselor untuk menyelesaikan persoalan yang sedang dihadapinya.

Sementara itu, konseling kelompok merupakan layanan yang diberikan kepada beberapa siswa (konseli) dengan cara tatap muka kepada mereka yang memiliki persoalan serupa, baik siswa tersebut dipanggil oleh konselor, atau mereka datang dengan sendirinya kepada konselor untuk menyelesaikan masalah yang sedang mereka alami.

Namun perlu juga diingat bahwa kegiatan pelayanan yang konselor berikan kepada konseli atau konseli yang datang kepada konselor untuk memecahkan masalahnya, tidaklah selalu berhasil dengan baik. Hal ini disebabkan oleh hambatan-hambatan atau rintangan-rintangan yang mungkin datang dari konseli atau konselor itu sendiri.

Hambatan-hambatan yang mungkin datang atau berasal dari konseli bisa berupa karena konseli tidak terbuka sepenuhnya kepada konselor atas persoalan yang sedang dihadapi atau konseli merasa tidak bebas untuk mengungkapkan persoalannya karena suasana di sekitaran tempat pelayanan kurang nyaman/aman atau konseli tidak percaya kepada konselor untuk dapat membantu menyelesaikan persoalan yang sedang dihadapinya, terutama bagi konseli yang dipanggil.

Sementara itu, hambatan-hambatan yang mungkin datang dari seorang konselor biasanya disebabkan oleh kurangnya kemampuan/penguasaan seorang konselor dalam menggunakan teknik-teknik konseling, baik itu verbal maupun non verbal, sehingga masalah yang dialami siswa tidak terungkap dengan jelas. Selain itu, juga mungkin disebabkan oleh ketidakmampuan seorang konselor dalam membina hubungan yang baik dengan konseli pada saat/permulaan konseling, sehingga membuat konseli merasa tidak bebas untuk mengungkapkan masalahnya, terutama bagi konseli yang dipanggil.

Oleh karena itu, dalam kegiatan konseling diharapkan konselor dan konseli harus membina hubungan (kerjasama) yang baik dalam diri masing-masing agar tercipta suasana yang nyaman sehingga ada perasaan bebas, terutama konseli, untuk mengungkapkan persoalan yang sedang dihadapinya. Selain itu, di pihak konselor, diharapkan teknik-teknik dalam konseling (verbal dan non verbal) harus dikuasai dengan baik, sehingga masalah yang sedang dihadapi konseli dapat terungkap dengan baik dan jelas.


Perihal Amandus Tena Labaketoy
Aku adalah seorang manusia biasa yang ingin terus belajar sampai akhir hayatku....

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: