Peranan Konselor Sekolah Dalam Mengatasi Kesulitan Belajar Siswa

Ketidakberdayaan adalah salah satu tanda seseorang sedang mengalami kesulitan belajar. Sumber: http://www.google.co.id

Sebagaimana kita ketahui bahwa tugas pokok seorang siswa adalah belajar dan belajar. Seolah-olah kegiatan belajar sudah menjadi kegiatan utama dalam diri tiap orang yang berstatus sebagai pelajar atau siswa. Namun dalam kenyataannya tidak selamanya siswa dapat belajar dengan lancar. Ada kalanya ia mengalami hambatan atau kesulitan dalam kegiatan belajarnya tersebut. Ia menjadi tidak dapat belajar sebagaimana mestinya. Keadaan di mana siswa tidak dapat belajar sebagaimana mestinya inilah yang disebut dengan kesulitan belajar.  

Berdasarkan pengalaman pada saat saya memberikan pelayanan bimbingan secara klasikal, ada beberapa hal yang selama ini membuat diri siswa mengalami kesulitan belajar. Di antaranya adalah:  

  1. Lingkungan belajar yang tidak nyaman, seperti cuaca yang panas, kegaduhan, suara berisik dari kendaran bermotor.
  2. Perasaan malas sehingga tidak bersemangat untuk melakukan kegiatan belajar.
  3. Ketidakmampuan mengontrol penggunaan telepon seluler atau HP pada saat belajar.
  4. Adanya gangguan dari orang-orang terdekat, seperti orangtua meminta tolong untuk membuatkan/melakukan sesuatu, sehingga mengganggu konsentrasi belajar.
  5. Metode mengajar guru yang monoton dan cara penjelasan yang sulit dipahami.
  6. Badan merasa tidak enak (sakit/demam).

Hal-hal tersebut di atas adalah ungkapan umum siswa ketika saya bertanya kepada mereka, apa yang selama ini membuatnya sulit belajar? Sebagai pendidik tentu kita memiliki tanggungjawab yang besar dalam mencerdaskan anak bangsa. Oleh karena itu, kesulitan belajar yang dialami siswa di sekolah juga harus diatasi dengan mengoptimalkan kegiatan-kegiatan pendidikan yang ada di sekolah. Salah satu kegiatan pendidikan tersebut adalah kegiatan pembimbingan yang diberikan oleh tenaga khusus, yakni guru pembimbing atau konselor sekolah. 

Keberadaan konselor sekolah diharapkan dapat membantu tiap-tiap siswa yang sedang mengalami kesulitan belajar melalui kegiatan-kegiatan bimbingan dan konseling yang diberikan kepada siswa, baik secara individu maupun kelompok. Siswa yang sudah baik kegiatan belajarnya perlu ditingkatkan kembali melalui kegiatan bimbingan, baik secara individu maupun kelompok, agar dirinya semakin mantap dan yakin dalam melaksanakan kegiatan belajarnya. Sedangkan siswa belum baik kegiatan belajarnya atau yang mengalami kesulitan belajar, diberikan layanan konseling agar melaui kegiatan layanan tersebut ia dapat memahami dan mengetahui apa yang menjadi penyebab dirinya mengalami kesulitan belajar dan dengan demikian diharapkan ia dapat mengambil keputusan yang tepat bagi dirinya, dengan bantuan konselor sekolah.

Kesulitan belajar yang dialami para siswa dapat dilihat dari beberapa hal. Di antaranya adalah siswa memperoleh skor yang rendah atau tidak berdaya pada saat mempelajari mata pelajaran tertentu. Dalam wawancara konseling tersebut, diharapkan konselor sekolah membantu dirinya menunjukkan dan mencari tahu hal-hal apa saja yang menjadi penyebab kesulitan belajarnya, sehingga dirinya memperoleh nilai yang rendah atau mengalami ketidakberdayaan pada saat mempelajari mata pelajaran tertentu. 

Kegiatan ini bisa saja dilakukan secara berkelompok (konseling kelompok) selama masalah yang dihadapi siswa tersebut ada kesamaan, sehingga dengan demikian dapat menghemat waktu pelayanan. Namun konselor sekolah juga perlu memperhatikan efektifitas kegiatan dan pencapaian tujuan dari kegiatan layanan tersebut.

Masalah kesulitan belajar yang dialami siswa memang perlu diperhatikan dengan serius guna membantu siswa memahami setiap mata pelajaran yang diterimanya. Sebab kurikulum yang mereka terima adalah suatu “kewajiban” yang harus dialami dan dikuasi oleh setiap siswa demi tercapainya tujuan pendidikan nasional itu sendiri. Oleh karena itu, peranan konselor sekolah dirasa sangat penting dalam membantu perkembangan siswa, melalui kegiatan-kegiatan layanan bimbingan dan konseling yang diberikannya.    

 

Perihal Amandus Tena Labaketoy
Aku adalah seorang manusia biasa yang ingin terus belajar sampai akhir hayatku....

2 Responses to Peranan Konselor Sekolah Dalam Mengatasi Kesulitan Belajar Siswa

  1. Patra mengatakan:

    baik dan bagus untuk itu saya mengucapkan Terima Kasih

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: